Sabtu, 19 September 2020

CANTING SABUT ELEKTRIK SOLUSI MUDAH MEMBATIK

            Ide Dasar

Ide dasar dari Pengembangan media ini adalah ketika melihat siswa tidak mampu membatik, sekedar tau informasi tentang alat-alatnya saja. Untuk menggunakan alatnya pun siswa belum bisa. Hal ini yang menjadi inspirasi saya untuk mencari sebuah alat sederhana berbahan bekas komponen alat listrik yang dapat mempermudah proses membatik. Pengembangan alat permainan ini diharapkan dapat membuat siswa termotivasi dan tentunya meningkatkan pembelajaran tematik khususnya muatan komponen listrik sederhana, membatik dan globalisasi.

Media yang dikembangkan adalah Cansabel merupakan akronim dari Canting Sabut Elektrik. Canting Sabut Elektrik adalah media pembatik pengganti canting dengan teknik putaran yang menghasilkan cipratan dari sabut pada ujung canting. Media ini terbuat dari komponen listrik sederhana yang didapat dari barang bekas berupa dinamo. Dengan alat ini malam tidak diaplikasikan melalui canting tetapi dicipratkan melalui putaran sabut pada ujung dinamo ke kain melalui Cansabel (Canting Sabut Elektrik). Hasil cipratan membentuk motif sesuai pola yang dibuat.

B.     Perencanaan Rancangan Karya Inovasi Pembelajaran

            Karya inovasi ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model pengembangan dari Borg & Gall yang telah dimodifikasi, (1) observasi lapangan dengan mengumpulkan informasi, (2) mengembangkan produk awal dalam bentuk mediaCansabel (Canting Sabut Elektrik), (3) evaluasi ahli dengan menggunakan teman sejawat yang berkompeten, (4) revisi produk berdasarkan masukan ahli yang digunakan untuk perbaikan terhadap produk awal yang dibuat oleh peneliti, (5) uji lapangan (19 siswa), (6) revisi produk yang dilakukan berdasarkan uji lapangan, (7) hasil penggunaan media Cansabel (Canting Sabut Elektrik) pada siswa kelas VI SDN 9 Atinggola yang dihasilkan melalui revisi uji lapangan.

Karya Inovasi yang dibuat adalah media “Cansabel (Canting Sabut Elektrik)”. Penulis merancang media dengan memodifikasi barang bekas seperti dinamo menjadi sebuah alat yang bisa digunakan untuk membatik .Modifikasi alat ini digunakan khusus untuk pembelajaran tematik muatan IPA, SBDP, IPS.

Alat dan Bahan

1.      Dinamo bekas

2.      Baterai

3.      Tempat baterai

4.      Kabel

5.      Sakelar

6.      Bambu

7.      Sabut Kelapa

Langkah awal pengembangan yang dilakukan guru dalam cara pembuatan media

 

Cansabel (Canting Sabut Elektrik) sangat sederhana yang dapat dilihat dari urutan di bawah

ini :

1.   Siapkan alat dan bahan dasar dinamo bekas, baterai, sabut kelapa, kabel, kawat dll.

 



 

Sediakan alat dan bahan membatik (Canting Sabut Elektrik, Malam/lilin, Panci, pewarna, kain mori)

  1. Buatlah motif pada kain dengan meletakkan daun atau kertas yang sudah dibuat pola pada permukaan kain.
  1. Panaskan lilin/malam
  1. Setelah Malam mencair. Celupkan ujung canting sabut elektrik pada malam cair.
  1. Posisikan ujung canting yang terbuat dari sabut pada permukaan kain yang ingin dirintangi dengan malam
  1. Tekan sakelar pada canting. Sampai ujung canting berputar.
  1. Hasil putaran dari ujung canting menghasilkan motif cipratan abstrak pada kain dan membentuk motif yang sudah di letakkan di permukaan kain.
  1. Setelah bagian kain selesai dirintang menggunakan malam dengan bantuan canting sabut elektrik. Kain sudah siap diproses kegiatan membatik selanjutnya yaitu mewarnai sampai melorot m

2.      Sambungkan rangkaian dinamo dengan baterai

3.      Buatlah ujung canting dengan merangkai sabut kelapa di ujung kawat besi

4.      Tancapkan canting sabut yang sudah jadi pada dinamo

5.      Uji putaran canting sabut elektrik dengan menghidupkan melalui saklar

6.      Apabila putaran canting sudah normal. Canting Sabut Elektrik siap digunakan.

C.    Kebermanfaatan dan Keunggulan Media Canting Sabut Elektrik

Media Canting Sabut Elektrik memiliki keunikan juga keunggulan. Keunikan dari media ini terletak pada nama, bentuk dan penggunaannya. Mendengar nama canting pasti orang beranggapan merupakan alat tradisional membatik, tetapi canting sabut elektrik berbeda rupa dan bentuk serta cara penggunaanya. Ini membuat media ini menjadi lebih unik. Dari bentuknya berbeda sekali dengan canting yang biasa. Dari penggunaannya juga bukan di tuliskan atau dicap, tetapi hanya dengan menekan sakelar maka ujung canting yang terbuat dari sabut akan berputar dan mencipratkan malam cair di atas kain.

Keunggulan dari media canting sabut elektrik adalah mampu memadukan materi pada muatan IPA, SBDP dan IPS pada kelas VI. Alatnya mudah digunakan oleh siswa. Media ini juga bisa digunakan di kelas IV dan V terkait dengan materi Perubahan Energi. Keunggulan lain terhadap proses membatik menggunakan media ini membuat siswa lebih mudah membatik, motif yang tercipta pun akan beragam dengan khas cipratan dari putaran ujung canting. Media canting sabut elektrik juga mudah diaplikasikan oleh guru-guru lain karena proses pembuatan dan penggunaannya sangat mudah. Ini bisa menjadi solusi bagi guru-guru yang memiliki permasalahan yang sama dengan penulis.

Media Cansabel sangat mudah digunakan. Berikut cara penggunaan media canting sabut elektrik pada kegiatan proses membatik :

D. Proses Penemuan

Pengembangan Karya inovasi ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan model prosedural untuk menghasilkan suatu produk. Model Prosedural yang diambil adalah Model Thiagarajan (4D). Model ini dipakai karena penulis merasa langkah-langkah dalam mengembangkannya sesuai dengan yang diharapakan. Adapun langkah-langkah model Pengembangan 4D adalah sebagai berikut (Dalam Sumaryanta, 2019:71) :

1.      Tahap Define

 

Kegiatan define adalah awal dalam pengembangan model ini. Tahap ini spesifikasi produk diawali dengan menganalisis kebutuhan dan studi literatur terhadap produk yang dikembangakan. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan studi literatur penulis menetapkan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran yaitu canting sabut elektrik.

Canting sabut elektrik adalah sebuah alat yang dibuat sebagai alternatif canting tradisional. Canting yang dibuat memadukan prinsip-prinsip kerja tradisional dengan komponen listrik sederhana. Alat dan bahan yang digunakan pun sederhana. Sesuai yang dijelaskan pada bagian rancangan karya inovasi bahwa alat dan bahan yang digunakan dapat diperoleh dari sekitar. Berikut detail alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan canting sabut elektrik sesuai analisis kebutuhan pada tabel

2.      Tahap Design

Pada tahap ini penulis melakukan proses desain alat. Mulai dari tahap rancang bangun seperti pada gambar 1. Setelah dibuat rancangan alat dengan spesifikasinya, maka mulailah dipersiapkan alat dan bahan yang sudah dianalisis sebelumnya. Setelah alat dan bahan sudah siap maka mulailah tahap pembuatan media canting sabut elektrik.

Prosedur pembuatan secara lengkap sebagai berikut :

1.      Siapkan alat dan bahan

2.      Panaskan solder. Kemudian Lubangi tutup botol air mineral dengan solder

3.      Sambungkan rangkaian dinamo dengan baterai. Masukkan dinamo kedalam lubang pada tutup botol air mineral.

4.      Buatlah lubang padaa pipa sebagai tempat sakelar.

5.      Rangkai secara seri baterai kemudia sambungkan rangkaian dengan sakeral dan dinamo.

6.      Buatlah ujung canting dengan merangkai sabut kelapa di ujung kawat besi

7.      Tancapkan canting sabut yang sudah jadi pada dinamo

8.      Uji putaran canting sabut elektrik dengan menghidupkan melalui saklar

9.      Apabila putaran canting sudah normal. Canting Sabut Elektrik siap digunakan.



2 komentar:

  1. Inspiratif pak... sukses selalu...
    kayaknya disamping bisa ditambahkan widget blog teman deh pak, agar saling terkoneksi...

    BalasHapus

Diseminasi Budaya Positif pada Komunitas Belajar SDN 16 Atinggola

DISEMINASI BUDAYA POSITIF DI KOMBEL "BEDA NO" BELAJAR DARI NOL        Rabu, 29 Mei 2024, terlihatt antusias peserta di ruangan kel...